Dari Umar radhiallahu ‘anhu, dia menceritakan, “Ketika kami sedang duduk-duduk bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, tiba-tiba muncul seorang laki-laki yang pakaiannya sangat putih, rambutnya sangat hitam, pada dirinya tidak ada bekas-bekas datang dari perjalanan, namun tidak ada satu pun di antara kami yang mengenalnya. Kemudian, dia duduk di dekat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dia menempelkan lututnya ke lutut Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan meletakkan telapak tangannya di atas paha Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kemudian, dia bertanya, ‘Wahai Muhammad, sampaikan kepadaku, apa itu islam? Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Islam adalah engkau bersyahadat bahwasanya tiada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, menegakkan salat, menunaikan zakat, berpuasa ramadhan, dan melaksanakan haji ke Baitullah jika engkau mampu pergi ke sana.’ Orang ini berkata, ‘Engkau benar.’” Umar pun mengatakan, “Kami terh...
Maraknya fenomena "murtad" dari isjam semakin menjadi jadi. Dari hari kehari bertambah saja mereka yang memilih hengkang dari kelompok yang berpaham baiat ini. Mereka yang mau mencari kebenaran pemahaman islam yang haq dng tulus niscaya Alloh akan tunjukan. Seringkali kita tidak bisa melihat kesalahan dalam keyakinan sebab tidak mau melihat dari luar ataupun dari sisi lain. Sifat sombong yang muncul membuat hati tak bisa menerima kebenaran. Gelombang hijrah tak akan terbendung Gulungan ombak akan semakin membesar, Menyingkirkan paham yang salah. Sampai kapan akan bertahan kau memikul beratnya berbitonah Hingga kapan engkau menyembunyikan baitmu dng budi luhur Betapa bebasnya hati ini ketika bisa keluar memahami kehidupan yang sesungguhnya bisa menghargai saudara diluar dng ikhlas